PantauanID- Masih ditemukannya beberapa permasalahan yang tidak dikerjakan oleh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) setelah komisi III DPRD kota Manado Turun Lapangan (Turlap), beberapa waktu lalu. Membuat Ronny Makawata, Ketua Komisi angkat suara. Dia menilai jika para pimpinan SKPD nampak masa bodoh melihat kondisi sekarang.
“Kami berharap disisa waktu kepemimpinan periode ini, para pimpinan SKPD jangan masa bodoh, ini masih tanggung jawab mereka. Seharusnya mereka lebih proaktif, karena akan jadi penilaian bagi kepemimpinan yang baru, apakah akan dipakai lagi atau tidak,” ujar Makawata, Rabu (07/04/2021).

Bukan tak beralasan, Makawata menerangkan jika masa kepemimpinan periode yang baru nanti yakni Andrei Angouw dan Richard Sualang sebagai Walikota dan Wakil Walikota Manado sangat singkat, hanya berjalan 3 tahun lebih.
“Pemerintahan baru ini masa kerjanya sangat pendek, maka diperlukan pimpinan-pimpinan SKPD yang energik sebagai penopang kerja Pimpinan kota Manado selanjutnya untuk menyelesaikan permasalahan yang tak kunjung tuntas,” katanya.
Kembali pada permasalah yang dimaksud, Makawata mencontohkan salah satu temuan mereka beberapa hari lalu di Ranotana, salah satu jalan kearah jembatan yang jadi jalan pintas untuk mengurai kemacetan di dalam pasar Karombasan tak kunjung dibetulkan.

“Masih banyak yang keadaanya masih seperti semua, masih sama seperti pasca banjir. Salah satunya kami menemukan kondisi yang sama di ranotana, ada jalan dekat jembatan yang sudah longsor dan hingga kami turlap lagi belum diperbaiki, kemarin kami sudah berkoordinasi dengan instansi terkait dan dapat info sudah dieksekusi,” terangnya.
“Disini kami menilai kelambatan kerja dari SKPD membuat nama baik Walikota jadi nampak buruk karena kinerja-kinerja dari para pimpinan SKPD yang tidak proaktif dan terkesan masa bodoh,” lanjutnya.(red)





