Pantauan.ID, Manado – Wakil Gubernur (Wagub) Sulawesi Utara (Sulut) Steven OE Kandouw menghadiri prosesi penamatan siswa Kelas XII SMA Negeri 7 Manado yang di gelar di Aula Mapalus Kantor Gubernur Sulut, Kamis (30/05/2024).
Ini merupakan sebuah fase baru yang bakal dilalui para siswa yang telah dinyatakan lulus tersebut di era digitalisasi menjadi tantangan tersendiri.
Menyusutnya lapangan pekerjaan, yang kemudian menambah angka pengangguran menjadi momok menakutkan bagi generasi gen Z atau milenial.
Namun sejumlah strategi terus dimodifikasi Gubernur Sulut Olly Dondokambey dan Steven Kandouw (ODSK). Salah satunya menyiapkan konstruksi sumber daya manusia untuk magang ke Jepang.
“Untuk yang langsung bekerja, gubernur sudah membuka jalur bekerja di Jepang tapi harus mengikuti alurnya dengan mengikuti pelatihan sehingga bisa kerja ke Jepang. Ada juga ke Australia,” jelas Wagub Kandouw yang juga disaksikan Kepala Dinas Provinsi Sulut Dr Femmy Suluh.
Menurut Wagub, menyediakan lapangan pekerjaan sudah menjadi tanggungjawab pemerintah untuk mensejahterakan masyarakat sekaligus mengangkat derajat putra-putri daerah agar dapat bersaing di kancah nasional maupun internasional.
“Ini yang menjadi modal anda untuk menghadapi masa depan karena proses tidak akan mengkhianati hasil, semakin tekun dan berkonsentrasi anda akan menikmati hasil,” ujarnya.
Ia pun mengapresiasi peran guru-guru yang yang sudah membawa 70 persen lulusan SMAN 7 Manado diterima di berbagai universitas negeri di Indonesia, melebihi kuota yang disediakan yakni 40 persen.
Kualitas guru sangat berpengaruh terhadap masa depan siswa-siswi. Olehnya hal tersebut harus terus dipertahankan agar supaya kualitas kelulusan semakin baik dari tahun ke tahun.
“Buat adik adik siswa ingat jasa gurumu,” pesan wagub Kandouw.
Wagub juga berharap agar lulusan ini bisa menjadi anak-anak yang berguna, baik bagi dirinya sendiri, berguna bagi orangtua dan terutama berguna bagi bangsa dan negara.
“Intinya lulusan-lulusan kita ini semakin baik dan siap untuk menuju ke jenjang yang berikutnya,” tandasnya.
Kepala SMA Negeri 7 Manado, Dr Willem Hanny Rawung SS MHum menyampaikan hal pemtimg dihadapan siswa bahwa Ki Hajar Dewantara sebagai bapak Pendidikan mengatakan, “Pendidikan merupakan senjata yang memiliki kekuatan untuk mengubah dunia,”ucapnya.
Katamya. Pendidikan formal adalah bagian dari pengembangan aset kita rasa dan karsa. Jika kita mampu menyelesaikan pendidikan formal pasa jenjang pendidikan dasar, menengah dan menapaki perguruan tinggi maka kedepan sebagai bangsa yang besar kita memiliki kekuatan untuk mengubah dunia,
“Bukan dunia yang mengubah kita tetapi kitalah yang harus mengubah dunia.” Ucap Kepsek.
Lamjutnya, Pendidikan yang diterima pada jenjang SMA sebangai anak muda yang memiliki cita – cita dan harapan, kita jangan tergerus oleh jaman.
Senada dengan slogam Ki Hajar Dewantara, Pemprov Sulut melalui gubernur Sulut bapak Prof (HC) Dr (HC) Olly Dondokakambey. SE dan wakil gubermur Drs Steven Kandauw memberi perhatian terhadap pendidikan berkelanjutan dengan slogam Sulut,Hebat.
Slogan ini juga digunakan SMAN 7 Mamado yang sering digaungkan oleh kita semua warga SMAN 7 Manado dimana saja dan kapan saja “Smantu Hebat”.
Keterhubunfan ini pasti memiliki keterikatan dan dasar Filosofi yang mendalam hebat bukan hanya unsur Kognitif tetapi juga Afektif, psykomotor, cipta rasa dan rasa.
Tahun ini SMAN 7 Manado meluluskan 486 siswa dari 3 jurusan IPA IPS dan Bahasa.dari keseluruhan siswa yang berjumlah 1526 siswa.
Pastinya nilai – nilai karakter kedisiplinan, tanggungjawab. mandiri, kreatifitas dan Inovatif yang sudah diterims mudah – mudahan jadi bekal anda semua untuk melanjutkan pendidikan atau berada ditempat mana saja.
Selama angkatan ini
Angkatan ini sudah banyak meraih prestasi baik kota, provinsi, national maupun internasional.
Angkatan ini pula yang berhasil meraih medali perak dan perunggu pada kejuaraan dunia Matematika di Macau Cina yang dilaksanakan pada nulan Agustus 2023.
Akreditasi telah mengalami peningkatan dengan kategori A Unggul sehingga tahun ini sebanyak 65 siswa diterima di perguruan tinggi negeri Ielalui jalur prestasi.
Ada yg di Universitas Indonesia (UI). Universitas Udayana. Institut teknologi Kalimantan. Unsrat. Unima dan Politeknik serta 2 siswa diterima di gakulras kedokteran Unsrat.
Mulai tahun ini SMAN 7 Manado bekerja sama dengan UI melalui jalur PPKB Prestasi dan Pemerataan Kesempatan Belajar.
Harapan kami siswa yang diusulkan melalui PPKB dapat menunjukan prestasi bakat dan potensinya sehingga tahun depan target kerjasama dengan UI dapat terlaksana dengan kouta 10 siswa melali jalur PPKB di UI dan UGM.
Akhirnya terimakasih kepada Pemprov Sulut dan juga kepada kepala dinas pendidikan daerah Provinsi Sulut. terimakasih karena selalu mengsuport SMAN 7 Manado melalui program edukasi sarana dan prasarana dan latihan secara langsung juga terimakasih kepada peserta didik dan orangtua. (fer)





