Cuaca Ekstrim di Kota Manado Sudah Memakan Korban Karena Hanyut di Sungai

Bagikan Sekarang!
FacebookWhatsAppMessengerTwitterTelegramCopy Link

Pantauan.Id – MANADO, Cuaca ekstrim yang melanda Kota Manado beberapa hari silam telah memakan korban meninggal seorang pemuda bernama Christian Lomboan (28) warga Kelurahan Bumi Nyiur, Kecamatan Wanea, Kota Manado. Waktu kejadian korban berniat menolong salah satu pemuda yang hanyut di sungai, akan tetapi korban yang terus terbawa arus yang sangat kuat disungai hingga meninggal dunia.

Kapolsek Wanea Kompol Arie Nayoan mengimbau masyarakat dipinggir sungai DAS Tondano untuk lebih berhati-hati dan jika terjadi air naik, masyarakat yang di pinggir sungai lebih baik evakuasi ke tempat yang lebih aman.

“Jika ada kejadian yang tidak diinginkan diharapkan melapor atau kordinasi kepada pihak berwajib atau pemerintah setempat, jangan mengambil tindakan sendiri,” ujar Kapolsek Wanea, Jumat (18/11/2022).

Menurut Keterangan Afrets Pangalila (55) warga Ranotana Weru, Kecamatan Wanea, Kota Manado kejadian tersebut berawal ada sekelompok anak – anak muda  yang masing – masing bernama
1. Daniel Ponelo,
2. Daniel Rengkuangan
3. Christofel Kasakeang
Mereka bertiga melompat ke sungai dari belakang rumah ingin bermain hanyut di sungai, kemudian melihat dua orang yang bernama Daniel Rengkuangan, dan Christofel Kasakeang menepi di samping jembatan lalu melihat Daniel Ponelo, terbawa air sungai di belakang Eks SD Negeri 109  sempat memegang akar pohon kemudian korban Cristian lomboan melihat Daniel Ponelo dari arah jembatan mengarah ke Eks SD Negeri 109 lalu melompat dengan maksud ingin menolong Daniel Ponelo akan tetapi korban Cristian lomboan terbawa arus sungai dan kedua orang tersebut, namun Daniel Ponelo tersangkut di batang pohon dan di selamatkan oleh warga atas nama John Joko Tambuni, setelah itu bersama warga membawa Daniel Ponelo ke Rumah Sakit Bhayangkara Manado akan  tetapi korban Cristian lomboan di bawa arus sungai dan tidak sempat tertolong.

Selang beberapa jam pencarian oleh Tim SAR dan warga akhirnya korban ditemukan di jembatan kuning Kecamatan Sario dalam keadaan sudah meninggal dunia.

Akhirnya Korban Cristian Lomboan  tiba di Rumah Sakit Bhayangkara di bawa oleh Tim Sar Kota Manado guna di lakukan Visum oleh tim medis Rumah Sakit Bhayangkara Manado.